Sabtu, 24 Maret 2012
CARA SEDERHANA MENGUJI KUALITAS AIR
Untuk menguji kualitas air, seperti kekeruhan,
berwarna dan berbau dapat langsung diseteksi
dengan panca indera. Namun air yang terlihat
jernih dan tidak berbau belum tentu aman untuk
digunakan untuk minum. Karenanya perlu diuji
kualitasnya apakah memenuhi syarat kesehatan
ataukah tidak.
Analisis kualitas air dapat dilakukan di
laboratorium maupun secara sederhana.
Pemeriksaan di laboratorium akan menghasilkan
data yang lengkap dan bersifat kuantitatif,
namun biayanya cukup mahal.
Analisis secara sederhana dapat dilakukan
sendiri di rumah untuk menguji kandungan
kimia dalam air, yaitu sebagai berikut :
Setengah gelas air yang akan diperiksa
dicampurkan dengan segelas air teh.
Selanjutnya didiamkan dalam keadaan terbuka
hingga satu malam
Periksalah apakah ada perubahan warna, lendir
dan lapisan seperti minyak di permukaan.
Semakin cepat perubahan yang terjadi pada air
teh menunjukkan semakin tinggi kandungan
kimiawi air tersebut. Bila perubahannya lambat
atau baru berubah setelah pengamatan satu
malam, kandungan kimiawinya lebih sedikit,
namun tetap air itu kurang baik dikonsumsi.
Dapat digunakan untuk keperluan lain, kecuali
untuk dikonsumsi.
Air yang mengandung tingkat kesadahan dan
kandungan logam tinggi dapat terlihat bila air
teh berubah menjadi hitam, ungu atau biru. Bila
air tetap berwarna seperti air teh, maka secara
kimia kualitas air itu baik.
Gambar
1.
Pengujian
kandungan
kimia
air
menggunakan
air
teh
Pengujian
air
secara
biologis
dapat
dilakukan dengan cara sebagai berikut :
Air yang diuji dimasukkan ke dalam gelas
kemudian ditutup.
Air tersebut dibiarkan sampai lima hari
Setelah lima hari air diperiksa. Apabila terdapat
perubahan warna atau gumpalan warna (putih,
hitam atau hijau), maka air tersebut kurang baik
secara biologis (mengandung mikroorganisme
atau bakteri berbahaya).
Air yang baik akan tetap jernih meskipun
disimpan selama 5 hari. Semakin cepat
terjadinya perubahan warna atau gumpalan
pada air yang diperiksa menunjukkan semakin
tinggi kadar mikroorganisme yang
dikandungnya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar